PENGERTIAN JARINGAN (1)
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan
lainnya yang terhubung satu dengan lainnya melalui media komunikasi
baik kabel atau tanpa kabel sehingga dapat berkomunikasi. Informasi dan
data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna
jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada
printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang
terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang
terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat
memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan
biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan
diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya
CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling
berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut,
dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang
radio, satelit, atau sinar infra merah.
- Kriteria Dan Pengelompokan Jaringan Komputer
- Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer
klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber
informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat
beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk
sistem jaringan tertentu.
- Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer
client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi
komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada
protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses
data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan
informasi yang diperlukan oleh komputer client.
- Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server
karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan
informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus
sebagai server.
- Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar
komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada
jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer
karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan
sinyal informasi antar komputer jaringan.
B. Manfaat Jaringan Komputer
B. Manfaat Jaringan Komputer
Manfaat dari jaringan komputer yaitu dapat kita rasakan yaitu dengan mempermudahkan kita untuk bisa saling berbagi data, file, printer,
harddisk, berkomunikasi dan periperal lainnya. Semuanya dapat kita
sharing tanpa adanya hambatan dan dengan adanya jaringan komputer sangat
mempersingkat dan mempermudah pekerjaan kita.
- Jenis-jenis Jaringan Komputer
Seperti pada pembahasan diatas jenis-jenis jaringan komputer dibagi menjadi beberapa cakupan areanya yaitu :
- Local Area Network (LAN)
Gambar : Local Area Network (LAN)
Jaringan Local Area Network (LAN) merupakan jaringan yang cukup populer
karena jaringan jenis ini jaringan yang kecil, 2 komputer saja yang
saling terhubung bisa disebut dengan LAN. Biasanya jaringan LAN banyak
digunakan oleh Warnet, kantor, kampus, sekolah, rumah, gedung dan
sebagainya.
- Metropolitan Area Network (MAN)
Gambar : Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dalam satu
kota, jaringan MAN ini meliputi transfer data berkecepatan tinggi antar
kota, kampus, kantor cabang, gedung dengan gedung dan lain sebagainya.
Jaringan MAN ini merupakan gabungan dari jaringan LAN yang hanya satu
gedung atau satu lokasi.
- Wide Area Network (WAN)
Gambar : Wide Area Network (WAN)
Jaringan Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan yang cukup besar
karena jaringan jenis ini menggunakan beberapa router yang terhubung
antara satu dengan yang lainnya, dan jika sobat menggunakan modem untuk
koneksi internet maka sobat sudah bisa dikatakan sebagai jaringan WAN.
Jenis jaringan WAN ini meliputi koneksi antar wilayah kota, provinsi,
bahkan dunia.
- Topologi/Bentuk Fisik Jaringan
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node
atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Jenis-jenis topologi
yaitu :
1) Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah
jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan
jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam
pengoperasiannya.
2) Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai
sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini
mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga
sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat
cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan
dari sentral ini lebih besar.
3) Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium
transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari
suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini
berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau
bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau
interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus
tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya
digunakan pada sistem jaringan komputer.
4) Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan
hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada
lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.
Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan
komputer.
5) Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri
satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup.
Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi
dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian
kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari
topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah
(sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral
maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang
paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe
bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan
instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya
jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena
putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan
client yang lain.
Materi Pengkabelan Jaringan pada Komputer.
Pada saat ini saya akan membagikan tutorial tengtang Pengkabelan
Jaringan .Bagi siswa-siswi SMK khususnya jurusan TKJ Pengkabelan
Jaringan adalah materi dasar yang harus dimiliki.Saya membagikan tutorial ini bertujuan untuk mempermudah dalam membuat pengkabelan jaringan ini.Dalammelaksakukan prosesnya nanti kita tentu harus membutuhkan alat-alat yang wajib digunakan yaitu :
1. Kabel UTP
Apa itu kabel UTP ? kabel UTP adalah kepanjangan dari ” Unshielded
Twisted Pair” yang berfungsi sebagai transmisi data. Mengapa disebut
Unshielded karena kabel ini kurang tahan terhadap interpretensi
elektromagnetik ,sedangkan twisted pair karena didalam kabel terdapat
lilitan kabel berpasangan secara spiral.
2.Konekktor
Konektor ini digunakan sebagai alat penghubung antara Kabel UTP dan LAN
Card atau HUB/Swicth HUB/Router. Konektornya ini bentuknya seperti
colokan telepon hanya saja lebih besar. Nama untuk konektor ini adalah
RJ-45.
Crimp Tool
Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat
memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”.
Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya.Alat ini juga dapat untuk memotong kabel UTP agar lilitan kabel spiral yang didalam dapat rata.
3.LAN Tester
Dan untuk lebih memudahkan pengecekan Kabel UTP yang telah terpasang RJ
45 maka gunakan LAN Tester. Alat ini berfungsi untuk mengecek apakah
Kabel UTP yang sudah terpasang RJ 45 sudah benar .ALat ini memiliki
lampu LED yang berjumlah delapan pasang yang berkedip-kedip
Proses Pengkabelan Jaringan :
Jika alat-alatnya sudah siap maka kita dapat melanjutkannya ke proses pemkabelan
Pada Umumnya pengkabelan dibagi menjadi dua yaitu Straight dan Cross.
Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub (berbeda device) sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub (device yang sama).
Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub (berbeda device) sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub (device yang sama).
Tipe Straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung
korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang
konektor, dari kiri ke kanan) : 2 oranye – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2
coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua
dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga
sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung
pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan
pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung.
Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.
Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung
hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi
masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah.
Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun
kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool.
Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung
kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan
(pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang
ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar
penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin
tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian
Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya,
kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua,
dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu
yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada
masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan
tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi
masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah
1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti
memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.
Setelah pemasangan kabel ke konektor RJ-45 sudah dirasa benar, untuk
memastikan konek atau tidaknya kabel yang barusan Anda buat, bisa
menggunakan tool LAN Tester. Untuk tipe straight jika kabel sudah
terpasang dengan benar maka led 1 sampai 8 berkedip.
Tipe Cross
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua
PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya
karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya
mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya
hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara
pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang
lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada
ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe
“straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai
standar buat tipe “cross”. Masih bingung? Begini cara mudahnya, ujung
pertama:
1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang
ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1,
2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan,
sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus
menyala semua setiap led dari nomor 1 sampai 8.
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling
terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 Blok, setiap
Blok di isi oleh angka 0 – 255. Contoh IP Address seperti 192.168.100.1 ,
10.57.38.223 , ini adalah IPv4.
IP Address Memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID , contoh
192.168.100.1 , secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID
nya adalah 1, agar komputer bisa saling terhubung , IP yang digunakan
Net ID nya harus sama, dan Host ID nya harus berbeda.
Agar mudah ngerti, Net ID adalah nama jalan dan Host ID adalah nomor Rumah, jadi Jln. Diponegoro No 3 , jika nama jalan dari beberapa orang sama, maka nomor rumah mereka tidak mungkin sama.
Agar mudah ngerti, Net ID adalah nama jalan dan Host ID adalah nomor Rumah, jadi Jln. Diponegoro No 3 , jika nama jalan dari beberapa orang sama, maka nomor rumah mereka tidak mungkin sama.
Macam-macam IP Address
KELAS A ,
pada kelas A 8 bit pertama adalah network Id, dan 24 bit selanjutnya
adalah host Id,kelas A meiliki network Id dari 0 sampai 127.
KELAS B ,
pada kelas B 16 bit pertama adalah network Id, dan 16 bit selanjutnya
adalah host Id, kelas B memiliki network id dari 128 sampai 191
KELAS C,
pada kelas C 24 bit pertama adalah network Id, dan 8 bit selanjutnya
adalah host Id, kelas C memiliki network id dari 192 sampai 223
Routing
Alur :
Proses dimana suatu router memforward paket ke jaringan yang dituju.
Statik vs Dinamik
• Rute Statik – Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
- Rute Dinamik –
Rute secara Dinamik dipelajari oleh router setelah seorang
administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu
menentukan rute. Tidak seperti rute Statik, pada rute Dinamik, sekali
seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan
diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing
ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari
“internetwork
Static-vs-DynamicRute Statik – Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute
statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).Rute Dinamik – Rute secara Dinamik dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute. Tidak seperti rute Statik, pada rute Dinamik, sekali seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork”
Tabel-routin
Tabel Routing pada umumnya berisi informasi tentang:
➢ Alamat Network Tujuan
➢ Alamat Network Tujuan
➢ Interface Router yang terdekat dengan network tujuan
➢ Metric, yaitu sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan.
Metric tesebut menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
Jika
jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di router,
Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk
meneruskan paket.
Jika
jaringan tujuan tidak terhubung langsung di badan router, Router harus
mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket.
Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :
➢ Manual oleh “network administrator”
➢ Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
Metric tesebut menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
➢ Manual oleh “network administrator”
➢ Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
Bentuk-Routing
Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
Informasi-Route
Router atau perangkat-perangkat lain yang dapat melakukan fungsi routing, membutuhkan informasi sebagai berikut :
.
Routing-Protocol & Routed-Rrotocol
mobile phone, desktop, mac, dll). router akan membaca informasi dari protocol ini sebagai dasar untuk memforward paket. Contoh routed protocol adalah IP, NetbeUI, IPX, Apple Talk dan DECNet.
PENGERTIAN JARINGAN
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan
lainnya yang terhubung satu dengan lainnya melalui media komunikasi
baik kabel atau tanpa kabel sehingga dapat berkomunikasi. Informasi dan
data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna
jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada
printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang
terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang
terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat
memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan
biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan
diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya
CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling
berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut,
dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang
radio, satelit, atau sinar infra merah.
- Kriteria Dan Pengelompokan Jaringan Komputer
- Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer
klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber
informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat
beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk
sistem jaringan tertentu.
- Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer
client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi
komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada
protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses
data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan
informasi yang diperlukan oleh komputer client.
- Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server
karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan
informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus
sebagai server.
- Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar
komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada
jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer
karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan
sinyal informasi antar komputer jaringan.
B. Manfaat Jaringan Komputer
B. Manfaat Jaringan Komputer
Manfaat dari jaringan komputer yaitu dapat kita rasakan yaitu dengan mempermudahkan kita untuk bisa saling berbagi data, file, printer,
harddisk, berkomunikasi dan periperal lainnya. Semuanya dapat kita
sharing tanpa adanya hambatan dan dengan adanya jaringan komputer sangat
mempersingkat dan mempermudah pekerjaan kita.
- Jenis-jenis Jaringan Komputer
Seperti pada pembahasan diatas jenis-jenis jaringan komputer dibagi menjadi beberapa cakupan areanya yaitu :
- Local Area Network (LAN)
Jaringan Local Area Network (LAN) merupakan jaringan yang cukup populer
karena jaringan jenis ini jaringan yang kecil, 2 komputer saja yang
saling terhubung bisa disebut dengan LAN. Biasanya jaringan LAN banyak
digunakan oleh Warnet, kantor, kampus, sekolah, rumah, gedung dan
sebagainya.
- Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dalam satu
kota, jaringan MAN ini meliputi transfer data berkecepatan tinggi antar
kota, kampus, kantor cabang, gedung dengan gedung dan lain sebagainya.
Jaringan MAN ini merupakan gabungan dari jaringan LAN yang hanya satu
gedung atau satu lokasi.
- Wide Area Network (WAN)
Jaringan Wide Area Network (WAN) merupakan jaringan yang cukup besar
karena jaringan jenis ini menggunakan beberapa router yang terhubung
antara satu dengan yang lainnya, dan jika sobat menggunakan modem untuk
koneksi internet maka sobat sudah bisa dikatakan sebagai jaringan WAN.
Jenis jaringan WAN ini meliputi koneksi antar wilayah kota, provinsi,
bahkan dunia.
- Topologi/Bentuk Fisik Jaringan
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node
atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Jenis-jenis topologi
yaitu :
1) Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh.
Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah
jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan
jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam
pengoperasiannya.
2) Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai
sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini
mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga
sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat
cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan
dari sentral ini lebih besar.
3) Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium
transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari
suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini
berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau
bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau
interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus
tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya
digunakan pada sistem jaringan komputer.
4) Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat.
Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan
hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada
lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.
Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan
komputer.
5) Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri
satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup.
Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi
dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian
kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari
topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah
(sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral
maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang
paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe
bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan
instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya
jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena
putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan
client yang lain.
Materi Pengkabelan Jaringan pada Komputer.
Pada saat ini saya akan membagikan tutorial tengtang Pengkabelan
Jaringan .Bagi siswa-siswi SMK khususnya jurusan TKJ Pengkabelan
Jaringan adalah materi dasar yang harus dimiliki.Saya membagikan tutorial ini bertujuan untuk mempermudah dalam membuat pengkabelan jaringan ini.Dalammelaksakukan prosesnya nanti kita tentu harus membutuhkan alat-alat yang wajib digunakan yaitu :
1. Kabel UTP
Apa itu kabel UTP ? kabel UTP adalah kepanjangan dari ” Unshielded
Twisted Pair” yang berfungsi sebagai transmisi data. Mengapa disebut
Unshielded karena kabel ini kurang tahan terhadap interpretensi
elektromagnetik ,sedangkan twisted pair karena didalam kabel terdapat
lilitan kabel berpasangan secara spiral.
2.Konekktor
Konektor ini digunakan sebagai alat penghubung antara Kabel UTP dan LAN
Card atau HUB/Swicth HUB/Router. Konektornya ini bentuknya seperti
colokan telepon hanya saja lebih besar. Nama untuk konektor ini adalah
RJ-45.
Crimp Tool
Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat
memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”.
Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya.Alat ini juga dapat untuk memotong kabel UTP agar lilitan kabel spiral yang didalam dapat rata.
3.LAN Tester
Dan untuk lebih memudahkan pengecekan Kabel UTP yang telah terpasang RJ
45 maka gunakan LAN Tester. Alat ini berfungsi untuk mengecek apakah
Kabel UTP yang sudah terpasang RJ 45 sudah benar .ALat ini memiliki
lampu LED yang berjumlah delapan pasang yang berkedip-kedip
Proses Pengkabelan Jaringan :
Jika alat-alatnya sudah siap maka kita dapat melanjutkannya ke proses pemkabelan
Pada Umumnya pengkabelan dibagi menjadi dua yaitu Straight dan Cross.
Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub (berbeda device) sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub (device yang sama).
Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub (berbeda device) sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub (device yang sama).
Tipe Straight
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung
korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang
konektor, dari kiri ke kanan) : 2 oranye – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2
coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua
dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga
sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung
pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan
pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung.
Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.
Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung
hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi
masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah.
Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun
kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool.
Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung
kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan
(pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang
ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar
penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin
tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian
Anda test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya,
kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua,
dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu
yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada
masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan
tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi
masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah
1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti
memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.
Setelah pemasangan kabel ke konektor RJ-45 sudah dirasa benar, untuk
memastikan konek atau tidaknya kabel yang barusan Anda buat, bisa
menggunakan tool LAN Tester. Untuk tipe straight jika kabel sudah
terpasang dengan benar maka led 1 sampai 8 berkedip.
Tipe Cross
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua
PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya
karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya
mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya
hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara
pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang
lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada
ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe
“straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai
standar buat tipe “cross”. Masih bingung? Begini cara mudahnya, ujung
pertama:
1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang
ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1,
2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan,
sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus
menyala semua setiap led dari nomor 1 sampai 8.
Semoga bermanfaat …..
Routing
Alur :
Proses dimana suatu router memforward paket ke jaringan yang dituju.
Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju oleh paket.
Semua router menggunakan IP address tujuan untuk mengirim paket.
Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan
Statik vs Dinamik
• Rute Statik – Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
- Rute Dinamik –
Rute secara Dinamik dipelajari oleh router setelah seorang
administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu
menentukan rute. Tidak seperti rute Statik, pada rute Dinamik, sekali
seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan
diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing
ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari
“internetwork
Static-vs-DynamicRute Statik – Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau mengupdate rute
statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).Rute Dinamik – Rute secara Dinamik dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute. Tidak seperti rute Statik, pada rute Dinamik, sekali seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork”
Tabel-routin
Tabel Routing pada umumnya berisi informasi tentang:
➢ Alamat Network Tujuan
➢ Alamat Network Tujuan
➢ Interface Router yang terdekat dengan network tujuan
➢ Metric, yaitu sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan.
Metric tesebut menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
Jika
jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di router,
Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk
meneruskan paket.
Jika
jaringan tujuan tidak terhubung langsung di badan router, Router harus
mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket.
Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :
➢ Manual oleh “network administrator”
➢ Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
Metric tesebut menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
➢ Manual oleh “network administrator”
➢ Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
Bentuk-Routing
Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
Terdapat 2 bentuk routing, yaitu:
Informasi-Route
Router atau perangkat-perangkat lain yang dapat melakukan fungsi routing, membutuhkan informasi sebagai berikut :
.
Routing-Protocol & Routed-Rrotocol
mobile phone, desktop, mac, dll). router akan membaca informasi dari protocol ini sebagai dasar untuk memforward paket. Contoh routed protocol adalah IP, NetbeUI, IPX, Apple Talk dan DECNet.
OSI Layer
OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI)
I. PENGERTIAN
Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda
adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang
berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for
Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal
sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan
standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang
berbeda.
Model-OSI tersebut terbagi atas 7 layer, dan layer kedua juga memiliki
sejumlah sub-layer (dibagi oleh Institute of Electrical and Electronic
Engineers (IEEE)). Perhatikan tabel berikut:
| 7th | – Layer : Application | Services |
| 6th | – Layer : Presentation | Services |
| 5th | – Layer : Session | Communications |
| 4th | – Layer : Transport | Communications |
| 3rd | – Layer : Network | Communications |
| 2nd | – Layer : Data-link | Physical connections |
| 1st | – Layer : Physical | Physical connections |
Tabel MODEL OSI
Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu
layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6
and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah;
Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama
yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan
yang besar antara layer Physical dan layer Application.
II. FUNGSI LAYER
1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan
optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk
yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel,
transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan
seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical,
karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung
antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer
data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang
berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer
physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network.
Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5)
adalah protocol pada layer Data-link.
3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing
sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu
tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol,
umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX,
Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol
menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP
(Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi
Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
- Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
- Mendeteksi Error
- Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
- Mengendalikan aliran
4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX
(Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi
khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat
dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan
transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan
multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai
prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini
menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi
komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada
layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan
oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer
application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu
pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft
networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data
Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada
printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal:
translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu
koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC
character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu
dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani
oleh layer ini.
7. Layer Application
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini.
Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada
perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama
antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network
yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana
user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP,
POP3 berada pada layer Application.
Jaringan Dasar Dan Konsep Dasar-Dasar Jaringan (2)
Jaringan Dasar Dan Konsep Dasar-Dasar Jaringan
Jaringan Dasar adalah pengertian jaringan secara generic, dapat diartikan sebagai satu set entitas (orang, benda, dll.) yang saling berhubungan satu sama lainnya. Sebuah jaringan memungkinkan Anda untuk mengedarkan unsur material atau bahan antara masing-masing entitas tersebut sesuai dengan aturan yang ditetapkan dengan baik.
Konsep & Pengertian Jaringan Dasar
Jaringan secara dasar atau istilah generiknya sebagaimana dikutip dalam british definitions for network “an interconnected group or system diartkan sebagia interkoneksi dari kelompok atau system” (kelompok atau sistem yang saling berhubungan)Contoh Istilah Dasar-Dasar jaringan:
- Jaringan Radio dan televisi : sekelompok pemancar yang dihubungkan oleh kawat atau microwave relay sehingga program yang sama dapat disiarkan oleh sebuah perusahaan atau organisasi yang menyediakan program-program yang disiarkan melalui stasiun ini
- Jaringan Komputer dan Telekomunikasi adalah sebuah sistem yang mengandung kombinasi dari komputer, terminal komputer, printer, perangkat audio atau layar, visual atau telepon disambungkan dengan peralatan Telekomunikasi atau media transmisi baik berupa kabel maupun nirkabel untuk mengirim dan menerima informasi.
- Jaringan atau Asosiasi individu-individu yang memiliki kepentingan bersama, dibentuk untuk memberikan bantuan timbal balik, informasi bermanfaat misalnya Jaringan Alumni perguruan tinggi
Konsep Jaringan Dasar Komputer
Dalam dunia komputer, jaringan Dasar adalah praktek menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer dalam suatu sistem jaringan secara bersama-sama untuk tujuan berbagi data. Jaringan dibangun atas dasar sistem jaringan komputer yaitu perpaduan antara perangkat keras Jaringan komputer, perangkat lunak Jaringan komputer dan protokol jaringan komputerSalah satu cara untuk mengkategorikan berbagai jenis desain jaringan dasar komputer adalah dengan ruang lingkup atau skala mereka. Untuk alasan historis, industri jaringan mengacu pada hampir setiap jenis desain dan Jenis area jaringan.
Contoh konsep jaringan dasar menurut lingkup dan skala antra lain adalah:
- LAN – Local Area Network
- WLAN – Wireless Local Area Network
- WAN – Wide Area Network
- MAN – Metropolitan Area Network
- SAN – Storage Area Network, Sistem Area Network, Server Area Network, atau kadang disebut Small area Network (Jaringan skala Kecil)
- CAN – Campus Area Network, Controller Area Network, atau kadang-kadang Cluster Area Network
- PAN – Personal Area Network
- DAN – Desk Area Network
Perhatikan bahwa jenis jaringan ini adalah konsep yang terpisah dari topologi jaringan komputer seperti bus, cincin dan bintang. (Lihat Pengantar Topologi Jaringan Komputer)
Konsep Jaringan Dasar LAN – Local Area Network
Sebuah Jaringan LAN menghubungkan perangkat jaringan dengan jarak yang relatif pendek. Sebuah jaringan gedung perkantoran , sekolah, atau rumah biasanya terbangun sebuah LAN, meskipun kadang-kadang satu bangunan akan berisi beberapa LAN kecil yang dibangun masing-masing dalam sebuah ruangan. (Lihat Konsep Dasar jaringan Komputer dan komuniasi Data)Jaringan Dasar LAN biasanya beroperasi di ruang terbata, dimiliki, dikuasai, dan dikelola oleh orang atau organisasi tunggal dan Konsep dasar jaringan Mereka juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring .
Konsep Jaringan Dasar WAN – Wide Area Network
Jaringan WAN adalah istilah yang menyiratkan cakupan jarak fisik yang besar dan Internet adalah merupakan WAN terbesar karena cakupannya secara gobalKonsep Jaringan WAN adalah kumpulan jaringan LAN yang tersebar secara geografis. Sebuah perangkat jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN dan dalam jaringan dasar, IP dan router mempertahankan kedua alamat LAN dan alamat WAN.
Dalam beberapa hal penting, WAN berbeda dari LAN. Kebanyakan WAN (seperti Jaringan Internet) yang tidak dimiliki oleh satu organisasi melainkan berada dibawah kepemilikan dan manajemen kolektif atau didistribusikan. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM , Frame Relay dan X.25 untuk konektivitas atas jarak yang lebih jauh.
Jenis-Jenis Konsep Dasar Sistem Jaringan Komputer Lainnya
- Wireless Local Area Network – WLAN atau LAN berbasis pada WiFi / teknologi jaringan nirkabel
- Metropolitan Area Network – sebuah jaringan yang mencakup wilayah fisik lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN, seperti jaringan dalam sebuah kota. Sebuah MAN biasanya dimiliki dan dioperasikan oleh entitas tunggal seperti badan pemerintah atau perusahaan besar.
- Campus Area Network – sebuah jaringan yang mencakup beberapa LAN tetapi lebih kecil dari MAN, seperti pada universitas atau kampus bisnis lokal.
- Storage Area Network – menghubungkan server ke perangkat penyimpanan data melalui teknologi seperti Fibre Channel .
- Sistem Area Network – menghubungkan komputer performa tinggi dengan koneksi kecepatan tinggi dalam konfigurasi jaringan dasar. dikenal dengan istilah Cluster Area Network. (baca Jenis-Jenis Jaringan Komputer)
KOMPUTER DASAR
Kata Komputer berasal dari bahasa latin Compute yang berarti menghitung di lihat dari arti kata tersebut dapat di tebak bahwa manusia menciptakan komputer pertama kalinya untuk membantu dalam perhitungan .Komputer tidak hanya untuk menghitung saja namun hampir semua aspek kehidupan dapat di lakukan lebih mudah dan cepat dengan komputerSedangkan definisi kata komputer menurut Donald H Sunders :”Sistem Elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan menyimpan data input memprosesnya dan menghasilkan Output di bawah pengawasan suatu langkah -langkah instruksi – instruksi progam yang tersimpan di memory (Stored Progam)
Unsur dalam Komputer.
JARINGAN KOMPUTER DASAR (3)
secara umum pengertian jaringan komputer dapat di artikan sekumpulan komputer yang berkomunikasi dengan komputer lainnya menggunakan jaringan secara bersamaan. Jika pengertian jaringan komputer di artikan lebih detail maka dapat di artikan sebagai kumpulan dua komputer atau lebih saling terhubung secara elektronik. Tujuan utama kenapa membentuk jaringan komputer adalah untuk memungkinkan komunikasi data antar pengguna jaringan komputer.
Berbagi data yang di maksud bisa berupa transfer file, penggunaan perangkat keras komputer secara bersamaan seperti modem,printer, ataupun data dalam hardisk. jaringan komputer Secara luas memungkinkan terhubung dengan Perusahaan penyedia Layanan Internet, sehingga jaringan komputer dapat berkomunikasi data dengan jaringan komputer yang lain. Dengan kondisi seperti ini maka jaringan komputer sudah bisa di katakan jaringan internet. selengkapnya mengenai perangkat keras jaringan komputer.
ISTILAH” YANG BERKAITAN DENGAN KOMPUTER DASAR
Adaptor : Komponen elektronik yang berfungsi untuk mengubah
arus bolak-balik (AC [Alternating Current]) menjadi arus searah (DC
[Direct Current]).
Address bus : Digunakan untuk menandakan lokasi sumber atau pun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address base biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
Ad HOC : Merupakan jaringan sederhana dimana komunikasi terjadi diantara 2 perangkat atau lebih pada cakupan area tertentu tanpa harus memerlukan sebuah access point atau server.
Advanced : Lanjutan.
ALU (Arithmetic Logic Unit) : Bagian CPU yang memproses data untuk melakukan operasional dan perhitungan.
Antena : Sebuah batang logam yang berfungsi untuk menangkap gelombang radio.
Array Processor / Co – Processor : Unit prosesor tambahan yang digunakan untuk mempercepat proses perhitungan data.
Archive : File yang mengkompres beberapa file menjadi 1 file dan berukuran lebih kecil dari file aslinya.
ASCII (American Standard Code for Information Interchange) : Merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti hex dan unicode.
ATM (Asynchronous Transfer Mode) : Merupakan teknologi jaringan high-speed yang mampu mengirim data, suara, dan video secara real-time.
Autorun : Sebuah sistem yang memperbolehkan suatu storage mengeksekusi suatu program/file secara otomatis.
Backup : Salinan perangkat lunak atau data yang tersimpan pada media penyimpanan.
Bandwidth : Banyaknya data yang dapat dilewati/diteruskan oleh jaringan dalam satuan waktu. Satuan bandwidth adalah Kbps (Kilo bit/second)
Beep : Bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses POST atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.
Benchmark : Adalah sebagai perbandingan antar periferal, untuk mengetahui kinerja secara pasti dari komputer/periferal berdasarkan pada standar yang telah ditentukan oleh pihak tertentu.
Binary digit (bit) : Nomor yang digunakan dalam kode biner (0 dan 1).
BIOS (Basic Input Output System) : Software yang dipasang pada chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar, harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem – boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer
Address bus : Digunakan untuk menandakan lokasi sumber atau pun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address base biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
Ad HOC : Merupakan jaringan sederhana dimana komunikasi terjadi diantara 2 perangkat atau lebih pada cakupan area tertentu tanpa harus memerlukan sebuah access point atau server.
Advanced : Lanjutan.
ALU (Arithmetic Logic Unit) : Bagian CPU yang memproses data untuk melakukan operasional dan perhitungan.
Antena : Sebuah batang logam yang berfungsi untuk menangkap gelombang radio.
Array Processor / Co – Processor : Unit prosesor tambahan yang digunakan untuk mempercepat proses perhitungan data.
Archive : File yang mengkompres beberapa file menjadi 1 file dan berukuran lebih kecil dari file aslinya.
ASCII (American Standard Code for Information Interchange) : Merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti hex dan unicode.
ATM (Asynchronous Transfer Mode) : Merupakan teknologi jaringan high-speed yang mampu mengirim data, suara, dan video secara real-time.
Autorun : Sebuah sistem yang memperbolehkan suatu storage mengeksekusi suatu program/file secara otomatis.
Backup : Salinan perangkat lunak atau data yang tersimpan pada media penyimpanan.
Bandwidth : Banyaknya data yang dapat dilewati/diteruskan oleh jaringan dalam satuan waktu. Satuan bandwidth adalah Kbps (Kilo bit/second)
Beep : Bunyi speaker yang dikeluarkan komputer pada proses POST atau pada saat ada kesalahan/gangguang tertentu. Suara yang muncul melalui speaker komputer, umunya menunjukkan adanya kesalahan dalam program yang sedang berjalan. Beep dapat ditambahkan dalam program yang dibuat dengan menyisipkan kode ASCII 7.
Benchmark : Adalah sebagai perbandingan antar periferal, untuk mengetahui kinerja secara pasti dari komputer/periferal berdasarkan pada standar yang telah ditentukan oleh pihak tertentu.
Binary digit (bit) : Nomor yang digunakan dalam kode biner (0 dan 1).
BIOS (Basic Input Output System) : Software yang dipasang pada chip komputer untuk mengatur operasi dasar seperti layar, harddisk, memory, VGA, dll. Bagian dari sistem operasi yang bisa mengidentifikasi set program yang digunakan untuk mem – boot komputer, sebelum menempatkan disket sistem. BIOS terdapat di ROM (Read Only Memory) dari sistem dan umumnya tersimpan secara permanen. Program yang digunakan mikroprosesor untuk menyalakan komputer. BIOS juga mengatur aliran data antara sistem operasi komputer dan perangkat tambahan yang terhubung pada komputer
Bluetooth : Adalah koneksi wireless di bawah standar IEEE
802.15.1, berkecepatan rendah dan berjangkauan pendek, biasanya
digunakan untuk mentransfer data antar mobile phone, menghubungkan
keyboard/mouse dengan CPU (yang wireless) dan headset (PAN).
Booting Up : Proses ROM mengirim perintah ke CPU untuk memulai operasional saat komputer dinyalakan.
Bottleneck : Adalah kondisi dimana akses data pada suatu periferal komputer terlambat. Keterlambatan ini disebabkan karena ketidakmampuan suatu periferal menampung semua data yang ditransmisikan kepada periferal tersebut.
Bridge : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan sambungan fisik yang berbeda. Misalnya menghubungkan pengkabelan twisted pair dengan coaxial cable.
Browser : Program aplikasi yang digunakan untuk menjelajahi layanan internet.
Buffer/Cache : Adalah proses penampungan data sementar pada memory untuk keperluan penggunaan selanjutnya, entah itu diproses, dicopy/move, didownload, atau dipreview dsb, pada intinya adalah untuk keperluan transfer data dari satu tempat ke tempat lain.
Bus : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.
Cache Memory : Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasama dengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan RAM.
Casing : Sebuah kotak plastik atau metal yang berfungsi untuk melindungi dan menempatkan hardware utama komputer.
Cathode Ray Tube (CRT) : Alat penghasil gambar pada layar monitor yang menggunakan sinar elektron yang men – scan permukaan layar monitor.
Central Processing Unit (CPU) : Bagian utama pada komputer yang berisi unit kontrol dan aritmetika. CPU membawa perintah program.
Channel : Merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi radio.
Chipset : Kombinasi chip yang berfungsi untuk menjembatani aliran data dan mengontrol beberapa periferal komputer.
Classfull : Merupakan metode pembagian IP address berdasarkan kelas, dimana IP address (yang berjumlah sekitar 4 milyar) dibagi kedalam lima kelas (Kelas A, B, C, D, dan E)
CLI (Command Line Interface) : Tampilan sebuah OS yang menggunakan tampilan teks dan menggunakan perintah – perintah tertentu (syntax) dalam menjalankan OS tersebut.
Client : Suatu (individu) komputer (biasanya berkemampuan lebih rendah) yang dapat berinteraksi dengan komputer utama (berkemampuan lebih tinggi) pada suatu jaringan.
Clock : Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumber utama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakan untuk menyamakan operasi semua elemen komputer.
CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) : Chip NVRAM (Non Volatile RAM) kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan, yang dayanya di backup menggunakan baterai (baterai CMOS).
Command Prompt : Aplikasi DOS pada Sistem Operasi Windows.
Compiller : Program yang menterjemahkan perintah dari bahasa tingkat tinggi ke kode mesin.
Command/Interrupt : Perintah.
Console : Sama seperti Command Prompt.
Context Menu : Pilihan tersembunyi pada suatu item. Untuk menampilkannya cukup dengan mengklik kanan atau menyentuhnya dengan lama.
Control bus : Control bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke data base dan address base. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel.
Booting Up : Proses ROM mengirim perintah ke CPU untuk memulai operasional saat komputer dinyalakan.
Bottleneck : Adalah kondisi dimana akses data pada suatu periferal komputer terlambat. Keterlambatan ini disebabkan karena ketidakmampuan suatu periferal menampung semua data yang ditransmisikan kepada periferal tersebut.
Bridge : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan sambungan fisik yang berbeda. Misalnya menghubungkan pengkabelan twisted pair dengan coaxial cable.
Browser : Program aplikasi yang digunakan untuk menjelajahi layanan internet.
Buffer/Cache : Adalah proses penampungan data sementar pada memory untuk keperluan penggunaan selanjutnya, entah itu diproses, dicopy/move, didownload, atau dipreview dsb, pada intinya adalah untuk keperluan transfer data dari satu tempat ke tempat lain.
Bus : Saluran yang terdiri dari sekumpulan jalur yang sejenis. Sekumpulan kabel yang merupakan alat transportasi informasi ke semua peralatan dalam sistem. Informasi tersebut dapat berupa data, perintah atau alamat.
Cache Memory : Memori berkecepatan tinggi yang mampu bekerjasama dengan CPU, bertindak sebagai buffer antara CPU dan RAM.
Casing : Sebuah kotak plastik atau metal yang berfungsi untuk melindungi dan menempatkan hardware utama komputer.
Cathode Ray Tube (CRT) : Alat penghasil gambar pada layar monitor yang menggunakan sinar elektron yang men – scan permukaan layar monitor.
Central Processing Unit (CPU) : Bagian utama pada komputer yang berisi unit kontrol dan aritmetika. CPU membawa perintah program.
Channel : Merupakan sebuah bagian pada pita atau band frekuensi radio.
Chipset : Kombinasi chip yang berfungsi untuk menjembatani aliran data dan mengontrol beberapa periferal komputer.
Classfull : Merupakan metode pembagian IP address berdasarkan kelas, dimana IP address (yang berjumlah sekitar 4 milyar) dibagi kedalam lima kelas (Kelas A, B, C, D, dan E)
CLI (Command Line Interface) : Tampilan sebuah OS yang menggunakan tampilan teks dan menggunakan perintah – perintah tertentu (syntax) dalam menjalankan OS tersebut.
Client : Suatu (individu) komputer (biasanya berkemampuan lebih rendah) yang dapat berinteraksi dengan komputer utama (berkemampuan lebih tinggi) pada suatu jaringan.
Clock : Rangkaian pembangkit frekuensi. Sumber utama dari pulsa elektronik komputer. Clock digunakan untuk menyamakan operasi semua elemen komputer.
CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) : Chip NVRAM (Non Volatile RAM) kecil berukuran 64 byte yang menyimpan setting BIOS saat komputer sedang dimatikan, yang dayanya di backup menggunakan baterai (baterai CMOS).
Command Prompt : Aplikasi DOS pada Sistem Operasi Windows.
Compiller : Program yang menterjemahkan perintah dari bahasa tingkat tinggi ke kode mesin.
Command/Interrupt : Perintah.
Console : Sama seperti Command Prompt.
Context Menu : Pilihan tersembunyi pada suatu item. Untuk menampilkannya cukup dengan mengklik kanan atau menyentuhnya dengan lama.
Control bus : Control bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke data base dan address base. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel.
Cookie : Suatu file yang disimpan ke dalam harddisk ketika
user mengakses halaman web tertentu. File ini seringkali berisi
informasi seperti kebiasaan surfing maupun pilihan apa saja yang telah
dilakukan.
Core : Bagian inti dari sebuah prosesor.
Crack : Sebuah program kecil yang berfungsi untuk membuat software yang bersifat shareware atau komersial agar dapat terus digunakan (full version).
CSS (Cascading Style Sheet Document, *.css) : Merupakan script yang berisi aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web/HTML sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS mengatur beberapa style, yaitu ukuran gambar dan border, warna body teks, tabel, border, dan hyperlink, spasi antara paragraf, margin, dll.
Data bus : Merupakan jalur – jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada masing – masing jalur saluran hanya dapat membawa 1 bit data, oleh karena itu jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya Bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
Database (Software) : Kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari database tersebut.
DBMS (Database Management System) : Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query database.
Debug : Sebuah proses pengecekan terhadap sebuah program untuk menemukan kesalahan/error (bugs) yang mungkin ada dan menghapusnya, sebelum program tersebut ditampilkan/bisa dipakai oleh user.
Density : Tingkat kepadatan penempatan data bit dalam sebuah platter.
Desktop : Tampilan menu pada OS; biasanya terdapat icon dan wallpaper; jenis casing yang berbentuk mendatar / horizontal.
Device : Perangkat (keras).
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) : Yaitu suatu protokol yang berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP.
Direktori : Sama dengan folder.
Disc : Piringan penyimpanan pada media penyimpanan jenis optik.
Disk Drive : Media penyimpanan data pada komputer atau perangkat portable lain.
Dissasembler : Program yang mengubah kode mesin menjadi bahasa assembler.
DLL (Dynamic Link Library, *.dll) : Merupakan file system Windows yang berisi set perintah dan variable dalam sebuah program.
DMA (Direct Memory Access) : Akses memori secara langsung. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses pengaksesan memori secara langsung. Alat pengendali memori yang membantu mempercepat kerja CPU dalam proses pengolahan data.
DNS (Domain Name System) : Adalah ”Distribute Database System” yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan protokol TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi services yang biasa digunakan di Internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address.
Dock : Aplikasi launcher yang melayang di desktop.
DOS (Disk Operating System) : Program untuk PC yang membawa perintah teks untuk menjalankan program.
Download : Kegiatan pengambilan data dari komputer lain yang terhubung dengan jaringan.
Driver : Software yang digunakan untuk mengendalikan hardware agar mampu bekerja atau agar dapat bekerja secara optimal.
Core : Bagian inti dari sebuah prosesor.
Crack : Sebuah program kecil yang berfungsi untuk membuat software yang bersifat shareware atau komersial agar dapat terus digunakan (full version).
CSS (Cascading Style Sheet Document, *.css) : Merupakan script yang berisi aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web/HTML sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS mengatur beberapa style, yaitu ukuran gambar dan border, warna body teks, tabel, border, dan hyperlink, spasi antara paragraf, margin, dll.
Data bus : Merupakan jalur – jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada masing – masing jalur saluran hanya dapat membawa 1 bit data, oleh karena itu jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya Bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menerima data melalui data bus. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
Database (Software) : Kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik untuk memperoleh informasi dari database tersebut.
DBMS (Database Management System) : Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil query database.
Debug : Sebuah proses pengecekan terhadap sebuah program untuk menemukan kesalahan/error (bugs) yang mungkin ada dan menghapusnya, sebelum program tersebut ditampilkan/bisa dipakai oleh user.
Density : Tingkat kepadatan penempatan data bit dalam sebuah platter.
Desktop : Tampilan menu pada OS; biasanya terdapat icon dan wallpaper; jenis casing yang berbentuk mendatar / horizontal.
Device : Perangkat (keras).
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) : Yaitu suatu protokol yang berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP.
Direktori : Sama dengan folder.
Disc : Piringan penyimpanan pada media penyimpanan jenis optik.
Disk Drive : Media penyimpanan data pada komputer atau perangkat portable lain.
Dissasembler : Program yang mengubah kode mesin menjadi bahasa assembler.
DLL (Dynamic Link Library, *.dll) : Merupakan file system Windows yang berisi set perintah dan variable dalam sebuah program.
DMA (Direct Memory Access) : Akses memori secara langsung. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses pengaksesan memori secara langsung. Alat pengendali memori yang membantu mempercepat kerja CPU dalam proses pengolahan data.
DNS (Domain Name System) : Adalah ”Distribute Database System” yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan protokol TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi services yang biasa digunakan di Internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address.
Dock : Aplikasi launcher yang melayang di desktop.
DOS (Disk Operating System) : Program untuk PC yang membawa perintah teks untuk menjalankan program.
Download : Kegiatan pengambilan data dari komputer lain yang terhubung dengan jaringan.
Driver : Software yang digunakan untuk mengendalikan hardware agar mampu bekerja atau agar dapat bekerja secara optimal.
DTP (Desktop Publishing) : Sistem yang menghasilkan media cetak, memakai PC yang dilengkapi dengan software khusus.
Elemen komputer : Kesatuan komponen penyusun komputer dan merupakan bagian penting dari komputer agar komputer dapat digunakan.
Encode : Menulis (atau menyimpan) sebuah format berkas.
Enkripsi : Salah satu teknik yang digunakan untuk melindungi data – data penting di mana pengguna mengacak suatu informasi sehingga pengguna lain tidak bisa mengetahui apa makna informasi yang telah diacak ini.
EXE (EXEcutable, *.exe) : Merupakan file eksekusi aplikasi, yang ketika dibuka/dieksekusi built-in rutin secara otomatis mengeksekusi kode yang dapat mengatur beberapa fungsi, misalnya menginstal dan menjalankan program dan rutinitas.
EXIF (EXchangeable Image File)/Metadata : Sebuah informasi pada berkas gambar JPEG, meliputi tanggal, author, judul, software pembuat, dan informasi kamera yang digunakan.
EXT : Sistem partisi format Linux.
Extension : Format sebuah file yang menentukan jenis dan aplikasi yang membuka file tersebut. Ada ribuan atau lebih jenis ekstension. Contoh ekstension pada file misalnya *.exe (executable), *.dll (dinamic link library), *.sys (system file), *.bat (MS – DOS batch file), *.jpg (JPEG), *.png (portable network graphic), *.flac (free losseness audio codec), *.mp3 (MPEG 1 layer audio 3), *.avi (audio video interleave), dan lain lain.
Extract : Kegiatan mengembalikan file yang terarsip (terkompres) ke struktur dan ukuran aslinya.
E-Mail (Electronic Mail) : Metode pengiriman pesan antar komputer dengan jaringan.
FAT (File Allocation Table) : Sistem media penyimpanan format Windows/sistem partisi harddisk.
Field : Istilah kolom pada tabel database.
Firewall : Sistem kemanan jaringan yang membantu mencegah hacker atau program jahat memperoleh akses ke komputer user melalui jaringan/internet.
Floppy Disk : Media penyimpanan data berbentuk piringan magnetik dan dapat menyimpan data berukuran kecil.
Freeware : Merupakan software yang bersifat gratis yang dapat terus digunakan; freeware bisa diperbanyak dan didistribusikan selama tidak untuk tujuan komersial (perdagangan atau bisnis) dan hanya dapat digunakan untuk perseorangan/pribadi.
FSB (Front Side Bus) : Adalah kecepatan koneksi dari bus yang mempunyai satuan kecepatan dalam melakukan pertukaran data, satuan yang digunakan adalah Mega Hertz (MHz).
FTP (File Transfer Protocol) : Merupakan teknologi yang digunakan untuk melakukan transfer file dari satu komputer ke komputer lain di internet dengan menggunakan konsep client server. Bluetooth juga mendukung fungsi ini.
Full Browser : Sebuah aplikasi penjelajah web yang berfitur penuh (misalnya sudah mendukung HTML 3.2/4.0, frame, CSS, JavaScript, dll) dimana untuk menyaingi penjelajah web compact HTML/WAP.
Gateway : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang menggunakan protokol yang berbeda sehingga jaringan tersebut dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
GPL (General Public Licence) : Adalah lisensi perangkat lunak berdasarkan Open Source.
GPRS (General Pocket Radio Service) : Merupakan teknologi yang memungkinkan kita untuk mengakses internet dimanapun selama sinyal GPRS tersebut ada. GPRS adalah adalah
Elemen komputer : Kesatuan komponen penyusun komputer dan merupakan bagian penting dari komputer agar komputer dapat digunakan.
Encode : Menulis (atau menyimpan) sebuah format berkas.
Enkripsi : Salah satu teknik yang digunakan untuk melindungi data – data penting di mana pengguna mengacak suatu informasi sehingga pengguna lain tidak bisa mengetahui apa makna informasi yang telah diacak ini.
EXE (EXEcutable, *.exe) : Merupakan file eksekusi aplikasi, yang ketika dibuka/dieksekusi built-in rutin secara otomatis mengeksekusi kode yang dapat mengatur beberapa fungsi, misalnya menginstal dan menjalankan program dan rutinitas.
EXIF (EXchangeable Image File)/Metadata : Sebuah informasi pada berkas gambar JPEG, meliputi tanggal, author, judul, software pembuat, dan informasi kamera yang digunakan.
EXT : Sistem partisi format Linux.
Extension : Format sebuah file yang menentukan jenis dan aplikasi yang membuka file tersebut. Ada ribuan atau lebih jenis ekstension. Contoh ekstension pada file misalnya *.exe (executable), *.dll (dinamic link library), *.sys (system file), *.bat (MS – DOS batch file), *.jpg (JPEG), *.png (portable network graphic), *.flac (free losseness audio codec), *.mp3 (MPEG 1 layer audio 3), *.avi (audio video interleave), dan lain lain.
Extract : Kegiatan mengembalikan file yang terarsip (terkompres) ke struktur dan ukuran aslinya.
E-Mail (Electronic Mail) : Metode pengiriman pesan antar komputer dengan jaringan.
FAT (File Allocation Table) : Sistem media penyimpanan format Windows/sistem partisi harddisk.
Field : Istilah kolom pada tabel database.
Firewall : Sistem kemanan jaringan yang membantu mencegah hacker atau program jahat memperoleh akses ke komputer user melalui jaringan/internet.
Floppy Disk : Media penyimpanan data berbentuk piringan magnetik dan dapat menyimpan data berukuran kecil.
Freeware : Merupakan software yang bersifat gratis yang dapat terus digunakan; freeware bisa diperbanyak dan didistribusikan selama tidak untuk tujuan komersial (perdagangan atau bisnis) dan hanya dapat digunakan untuk perseorangan/pribadi.
FSB (Front Side Bus) : Adalah kecepatan koneksi dari bus yang mempunyai satuan kecepatan dalam melakukan pertukaran data, satuan yang digunakan adalah Mega Hertz (MHz).
FTP (File Transfer Protocol) : Merupakan teknologi yang digunakan untuk melakukan transfer file dari satu komputer ke komputer lain di internet dengan menggunakan konsep client server. Bluetooth juga mendukung fungsi ini.
Full Browser : Sebuah aplikasi penjelajah web yang berfitur penuh (misalnya sudah mendukung HTML 3.2/4.0, frame, CSS, JavaScript, dll) dimana untuk menyaingi penjelajah web compact HTML/WAP.
Gateway : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang menggunakan protokol yang berbeda sehingga jaringan tersebut dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
GPL (General Public Licence) : Adalah lisensi perangkat lunak berdasarkan Open Source.
GPRS (General Pocket Radio Service) : Merupakan teknologi yang memungkinkan kita untuk mengakses internet dimanapun selama sinyal GPRS tersebut ada. GPRS adalah adalah
perangkat pemancar yang menggunakan gelombang radio. Perangkat
nirkabel yang mempunyai GPRS misalnya telepon seluler atau PDA (yang
mendukung fasilitas GPRS). GUI (Graphical User Interface) : Tampilan
sebuah OS yang menggunakan unsur grafik dalam interfacenya.
Hacker : Seseorang atau sekelompok orang yang secara ilegal bisa mengakses data dan informasi dalam komputer orang lain untuk mengganggu pekerjaan orang lain, merusak sebuah sistem informasi, pencurian dan jual – beli data/informasi, dan untuk tindak kejahatan lainnya; hacker juga menciptakan virus atau sejenisnya.
Harddisk (HDD/Hard Disk Drive) : Media penyimpanan data utama pada komputer yang menggunakan piringan keras bermagnet yang memungkinkan data dapat disimpan dalam titik – titik bermagnet.
Head : Kepala/ujung perekam pada harddisk yang berfungsi untuk membaca atau menulis data.
Heatsink : Sebuah lempengan aluminium atau kipas yang berfungsi untuk mengurangi panas pada periferal komputer atau sebagai pendingin periferal agar tidak overheating.
Heuristic : Suatu metode antivirus untuk mendeteksi virus/ancaman berdasarkan perilakunya, tanpa membutuhkan virus database.
Host/Workstation : Sebuah komputer dalam sebuah jaringan yang menyediakan layanan untuk komputer lain yang tersambung dengan jaringan yang sama.
Hotspot : merupakan coverage area yang dimiliki access point agar komputer dengan perangkat wireless disekitar dapat terkoneksi ke internet. Hotspot menyediakan layanan wireless LAN dan internet secara gratis maupun dengan biaya.
Hub : Sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk memperbanyak client.
Icon : Sebuah gambar kecil/simbol yang mewakili aplikasi/folder, sehingga mudah untuk dicari dan diingat.
IDE (Integrated Drive Electronics) : Yaitu standar interface harddisk dan CD drive lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan motherboard merupakan alasan teknologi ini tetap ada. Jumlah IDE ada 4 buah tiap motherboard dan koneksi dengan kabel pipih 80 pin, interface yang bottleneck dan menghambat panas.
IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) : Yaitu sebuah institut yang melakukan diskusi, riset, dan pengembangan terhadap perangkat elektronik yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan sebagai perangkat elektronik.
IEC (International Electronic Commision) : Yaitu sebuah badan penetap standar yang fungsinya mirip dengan IEEE, yaitu menstandarisasikan peralatan elektronik.
Interface : Antarmuka; hubungan atau batasan umum antara dua unit atau alat; batasan umum antara sistem pengolahan data otomatis atau bagian suatu sistem tunggal.
Internet : Jaringan komputer yang memiliki jangkauan seluruh dunia.
Interpreter : Adalah software yang mampu mengeksekusi kode program (yang ditulis oleh programer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah – perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.
Intranet : Sebuah jaringan atau sumber daya yang digunakan untuk kepentingan internal sebuah perusahaan/instansi dengan menggunakan jaringan komputer yang ada.
Ipconfig : Adalah suatu instruksi yang digunakan untuk menguji/melihat konfigurasi IP yang terpasang pada komputer kita
IPX/SPX (Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange) : Yaitu protokol yang digunakan dalam lingkungan Novell NetWare. IPX/SPX tidak direkomendasikan untuk penggunan non-NetWare, karena IPX/SPX tidak universal seperti TCP/IP.
IRC (Internet Relay Chart) : Merupakan aplikasi internet yang digunakan untuk chatting. Layanan ini hampir sama dengan news group, tetapi tidak dikhususkan pada topik tertentu. Untuk menggunakan layanan ini, pengguna biasanya cukup mendaftar ke server IRC yang diinginkan.
IrDA (Infrared Data Association) : Merupakan protokol koneksi wireless yang mendukung penggunaan hubungan jarak dekat dengan menggunakan inframerah.
ISO (International Organization for Standardization) : Adalah badan penetap standar internasional yang mencakup standar – standar perindustrial dan komersial dunia, seperti jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM bank, ukuran dan ketebalan kertas dsb.
ISP (Internet Service Provider) : Perusahaan yang menawarkan dan menyediakan layanan akses internet ke kalangan umum dengan mengenakan biaya.
Javascript (text/javascript, *.js) : Adalah bahasa pemrograman yang berjalan di browser, bagian dari HTML, yang memberikan efek – efek spesial pada dokumen HTML tersebut.
JDK (Java Development Kit) : Adalah semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development Java.
JRE (Java Runtime Environment) : Sebuah aplikasi yang memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary – binary dari class – class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor.
JVM (Java Virtual Machine) : Adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor.
Kernel : Bagian inti dari sebuah sistem operasi.
Keyboard : Seperangkat papan dengan ratusan tombol yang digunakan untuk memasukkan perintah.
Keygen : Merupakan sebuah program kecil yang berfungsi untuk menghasilkan kata kunci yang berlainan yang berguna pada saat registrasi software dimana harus memasukkan kata kunci (product key).
Laser : Sinar berintensitas tinggi dan sangat terang yang bergerak dengan lurus.
LED (Light Emitting Diode) : Merupakan komponen elektronika berpolaritas yang terbuat dari bahan semikonduktor jenis dioda yang mampu memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju.
LCD (Liquid Crystal Display) : Alat penghasil gambar yang menggunakan ribuan sampai jutaan piksel agar dapat menghasilkan citra atau teks. Layar LCD dapat berfungsi karena adanya kristal cair yang menghasilkan gambar jika ada arus listrik mengalir, menghalangi cahaya sehingga menghasilkan pola gambar/teks.
Login : Proses masuk ke layanan online.
LSB (Least Significan Bits) : Unit terkecil dari informasi dalam suatu bilangan biner. Satu bit cukup untuk menyatakan perbedaan antara ya dan tidak, atas dan bawah, on dan off, satu dan nol. Komputer harus menampilkan informasi dalam bit karena sirkuit elektronik yang dibuat hanya memiliki dua keadaan, on atau off. Dalam komputer suatu informasi disusun dalam 8 bit atau sama dengan 1 byte.
Hacker : Seseorang atau sekelompok orang yang secara ilegal bisa mengakses data dan informasi dalam komputer orang lain untuk mengganggu pekerjaan orang lain, merusak sebuah sistem informasi, pencurian dan jual – beli data/informasi, dan untuk tindak kejahatan lainnya; hacker juga menciptakan virus atau sejenisnya.
Harddisk (HDD/Hard Disk Drive) : Media penyimpanan data utama pada komputer yang menggunakan piringan keras bermagnet yang memungkinkan data dapat disimpan dalam titik – titik bermagnet.
Head : Kepala/ujung perekam pada harddisk yang berfungsi untuk membaca atau menulis data.
Heatsink : Sebuah lempengan aluminium atau kipas yang berfungsi untuk mengurangi panas pada periferal komputer atau sebagai pendingin periferal agar tidak overheating.
Heuristic : Suatu metode antivirus untuk mendeteksi virus/ancaman berdasarkan perilakunya, tanpa membutuhkan virus database.
Host/Workstation : Sebuah komputer dalam sebuah jaringan yang menyediakan layanan untuk komputer lain yang tersambung dengan jaringan yang sama.
Hotspot : merupakan coverage area yang dimiliki access point agar komputer dengan perangkat wireless disekitar dapat terkoneksi ke internet. Hotspot menyediakan layanan wireless LAN dan internet secara gratis maupun dengan biaya.
Hub : Sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk memperbanyak client.
Icon : Sebuah gambar kecil/simbol yang mewakili aplikasi/folder, sehingga mudah untuk dicari dan diingat.
IDE (Integrated Drive Electronics) : Yaitu standar interface harddisk dan CD drive lama yang masih ada. Murah, dan terintegrasi dengan motherboard merupakan alasan teknologi ini tetap ada. Jumlah IDE ada 4 buah tiap motherboard dan koneksi dengan kabel pipih 80 pin, interface yang bottleneck dan menghambat panas.
IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) : Yaitu sebuah institut yang melakukan diskusi, riset, dan pengembangan terhadap perangkat elektronik yang kemudian menjadi standarisasi untuk digunakan sebagai perangkat elektronik.
IEC (International Electronic Commision) : Yaitu sebuah badan penetap standar yang fungsinya mirip dengan IEEE, yaitu menstandarisasikan peralatan elektronik.
Interface : Antarmuka; hubungan atau batasan umum antara dua unit atau alat; batasan umum antara sistem pengolahan data otomatis atau bagian suatu sistem tunggal.
Internet : Jaringan komputer yang memiliki jangkauan seluruh dunia.
Interpreter : Adalah software yang mampu mengeksekusi kode program (yang ditulis oleh programer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah – perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut.
Intranet : Sebuah jaringan atau sumber daya yang digunakan untuk kepentingan internal sebuah perusahaan/instansi dengan menggunakan jaringan komputer yang ada.
Ipconfig : Adalah suatu instruksi yang digunakan untuk menguji/melihat konfigurasi IP yang terpasang pada komputer kita
IPX/SPX (Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange) : Yaitu protokol yang digunakan dalam lingkungan Novell NetWare. IPX/SPX tidak direkomendasikan untuk penggunan non-NetWare, karena IPX/SPX tidak universal seperti TCP/IP.
IRC (Internet Relay Chart) : Merupakan aplikasi internet yang digunakan untuk chatting. Layanan ini hampir sama dengan news group, tetapi tidak dikhususkan pada topik tertentu. Untuk menggunakan layanan ini, pengguna biasanya cukup mendaftar ke server IRC yang diinginkan.
IrDA (Infrared Data Association) : Merupakan protokol koneksi wireless yang mendukung penggunaan hubungan jarak dekat dengan menggunakan inframerah.
ISO (International Organization for Standardization) : Adalah badan penetap standar internasional yang mencakup standar – standar perindustrial dan komersial dunia, seperti jenis film fotografi, ukuran kartu telepon, kartu ATM bank, ukuran dan ketebalan kertas dsb.
ISP (Internet Service Provider) : Perusahaan yang menawarkan dan menyediakan layanan akses internet ke kalangan umum dengan mengenakan biaya.
Javascript (text/javascript, *.js) : Adalah bahasa pemrograman yang berjalan di browser, bagian dari HTML, yang memberikan efek – efek spesial pada dokumen HTML tersebut.
JDK (Java Development Kit) : Adalah semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development Java.
JRE (Java Runtime Environment) : Sebuah aplikasi yang memungkinkan sebuah program Java dapat berjalan di mesin Anda. JRE ini mengeksekusi binary – binary dari class – class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor.
JVM (Java Virtual Machine) : Adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java menjadi bahasa mesin untuk diproses oleh prosesor.
Kernel : Bagian inti dari sebuah sistem operasi.
Keyboard : Seperangkat papan dengan ratusan tombol yang digunakan untuk memasukkan perintah.
Keygen : Merupakan sebuah program kecil yang berfungsi untuk menghasilkan kata kunci yang berlainan yang berguna pada saat registrasi software dimana harus memasukkan kata kunci (product key).
Laser : Sinar berintensitas tinggi dan sangat terang yang bergerak dengan lurus.
LED (Light Emitting Diode) : Merupakan komponen elektronika berpolaritas yang terbuat dari bahan semikonduktor jenis dioda yang mampu memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju.
LCD (Liquid Crystal Display) : Alat penghasil gambar yang menggunakan ribuan sampai jutaan piksel agar dapat menghasilkan citra atau teks. Layar LCD dapat berfungsi karena adanya kristal cair yang menghasilkan gambar jika ada arus listrik mengalir, menghalangi cahaya sehingga menghasilkan pola gambar/teks.
Login : Proses masuk ke layanan online.
LSB (Least Significan Bits) : Unit terkecil dari informasi dalam suatu bilangan biner. Satu bit cukup untuk menyatakan perbedaan antara ya dan tidak, atas dan bawah, on dan off, satu dan nol. Komputer harus menampilkan informasi dalam bit karena sirkuit elektronik yang dibuat hanya memiliki dua keadaan, on atau off. Dalam komputer suatu informasi disusun dalam 8 bit atau sama dengan 1 byte.
Main Memory : Memori/penyimpanan data utama pada komputer.
MAC (Media Access Control) Address : Alamat dari setiap hardware yang terpasang pada jaringan. Contoh : 44-87-FC-54-B7-29
Memori (RAM) : Sebuah papan tipis yang berisi chip yang berfungsi untuk menyimpan data sementara saat komputer dihidupkan. Semakin besar ukuran RAM semakin cepat kinerja komputer.
MIDI (Musical Instrument Digital Interface, *.mid) : Format suara instrument yang diperkenalkan pada tahun 1983 dan mempunyai ukuran yang kecil serta suaranya sangatlah mirip dengan organ elektrik yang bisa memainkan berbagai alat musik.
Modem : Alat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan sehingga dapat berkomunikasi dan bertukar data.
Monitor : Alat yang digunakan untuk menampilkan dan merupakan hasil output dari proses komputer yang disebut soft copy.
Mouse : Peralatan input untuk menggerakkan tanda penunjuk/pointer dan merupakan alat untuk mempermudah pengoperasian OS berbasis GUI.
Motherboard : Bagian utama pada komputer yang berupa PCB dan berisi ribuan sirkuit yang bergabung menjadi sebuah sistem komputer; sebuah papan yang berisi slot/port dan berfungsi untuk menancapkan dan menghubungkan periferal utama komputer.
MPEG (Moving Picture Experts Group) : Merupakan format yang disusun oleh ahli dari berbagai penjuru dunia untuk format multimedia. Contoh format MPEG adalah MP4 (MPEG-4) dan MP3 (MPEG 1 Audio Layer 3)
Multitasking : Jenis Sistem Operasi yang mampu menjalankan lebih dari satu aplikasi pada waktu yang bersamaan.
NCQ (Native Command Queuing) : Merupakan command protocol pada SATA yang memungkinkan harddisk menentukan sendiri urutan perintah saat harddisk beroprasi.
NetBEUI (NetBIOS Enhanced User Interface) : Yaitu protokol sederhana yang dapat digunakan untuk hubungan LAN sederhana hanya dengan satu subnet yang bekerja berdasarkan penyiaran.
Network (Jaringan) Komputer : Sekelompok komputer yang saling terhubung dan memungkinkan terjadinya pemakaian sumber daya (seperti harddisk, printer, scanner, maupun CD drive) dan komunikasi data secara langsung.
NTFS (New Technology File System) : Sistem media penyimpanan format Windows/sistem partisi harddisk yang lebih stabil dibandingkan dengan FAT.
Disc Drive (ODD/Optical Disc Drive) : Perangkat pembaca storage jenis optic, yang memutar disc dan menyinarinya dengan laser, guna membaca/menulis data ke disc tersebut.
Open Source/Public Domain : Merupakan software yang bersifat gratis dan bisa digunakan untuk keperluan apa saja tanpa batasan. Artinya, kita bisa memperbanyak dan memodifikasi software tersebut untuk kepentingan komersial. Kode – kode atau struktur program ini juga disertakan sehingga pengguna bisa memodifikasi software ini sesuai dengan keinginannya.
OS (Operating System) : Software mendasar yang berfungsi sebagai penghubung antara user dengan komputer.
Overclock : Adalah suatu metode untuk memaksimalkan/meningkatkan kinerja sistem komputer atau menaikkan kecepatan dari suatu komponen komputer tanpa harus membeli periferal yang baru.
Overheat : Kelebihan panas yang ditimbulkan oleh periferal tertentu dan dapat memperpendek usia komponen atau periferal yang bersangkutan.
Overlap : Merupakan penumpukan frekuensi saat bandwidth membawa data.
MAC (Media Access Control) Address : Alamat dari setiap hardware yang terpasang pada jaringan. Contoh : 44-87-FC-54-B7-29
Memori (RAM) : Sebuah papan tipis yang berisi chip yang berfungsi untuk menyimpan data sementara saat komputer dihidupkan. Semakin besar ukuran RAM semakin cepat kinerja komputer.
MIDI (Musical Instrument Digital Interface, *.mid) : Format suara instrument yang diperkenalkan pada tahun 1983 dan mempunyai ukuran yang kecil serta suaranya sangatlah mirip dengan organ elektrik yang bisa memainkan berbagai alat musik.
Modem : Alat yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan sehingga dapat berkomunikasi dan bertukar data.
Monitor : Alat yang digunakan untuk menampilkan dan merupakan hasil output dari proses komputer yang disebut soft copy.
Mouse : Peralatan input untuk menggerakkan tanda penunjuk/pointer dan merupakan alat untuk mempermudah pengoperasian OS berbasis GUI.
Motherboard : Bagian utama pada komputer yang berupa PCB dan berisi ribuan sirkuit yang bergabung menjadi sebuah sistem komputer; sebuah papan yang berisi slot/port dan berfungsi untuk menancapkan dan menghubungkan periferal utama komputer.
MPEG (Moving Picture Experts Group) : Merupakan format yang disusun oleh ahli dari berbagai penjuru dunia untuk format multimedia. Contoh format MPEG adalah MP4 (MPEG-4) dan MP3 (MPEG 1 Audio Layer 3)
Multitasking : Jenis Sistem Operasi yang mampu menjalankan lebih dari satu aplikasi pada waktu yang bersamaan.
NCQ (Native Command Queuing) : Merupakan command protocol pada SATA yang memungkinkan harddisk menentukan sendiri urutan perintah saat harddisk beroprasi.
NetBEUI (NetBIOS Enhanced User Interface) : Yaitu protokol sederhana yang dapat digunakan untuk hubungan LAN sederhana hanya dengan satu subnet yang bekerja berdasarkan penyiaran.
Network (Jaringan) Komputer : Sekelompok komputer yang saling terhubung dan memungkinkan terjadinya pemakaian sumber daya (seperti harddisk, printer, scanner, maupun CD drive) dan komunikasi data secara langsung.
NTFS (New Technology File System) : Sistem media penyimpanan format Windows/sistem partisi harddisk yang lebih stabil dibandingkan dengan FAT.
Disc Drive (ODD/Optical Disc Drive) : Perangkat pembaca storage jenis optic, yang memutar disc dan menyinarinya dengan laser, guna membaca/menulis data ke disc tersebut.
Open Source/Public Domain : Merupakan software yang bersifat gratis dan bisa digunakan untuk keperluan apa saja tanpa batasan. Artinya, kita bisa memperbanyak dan memodifikasi software tersebut untuk kepentingan komersial. Kode – kode atau struktur program ini juga disertakan sehingga pengguna bisa memodifikasi software ini sesuai dengan keinginannya.
OS (Operating System) : Software mendasar yang berfungsi sebagai penghubung antara user dengan komputer.
Overclock : Adalah suatu metode untuk memaksimalkan/meningkatkan kinerja sistem komputer atau menaikkan kecepatan dari suatu komponen komputer tanpa harus membeli periferal yang baru.
Overheat : Kelebihan panas yang ditimbulkan oleh periferal tertentu dan dapat memperpendek usia komponen atau periferal yang bersangkutan.
Overlap : Merupakan penumpukan frekuensi saat bandwidth membawa data.
Partisi : Sistem pembagian/pemecahan ukuran penyimpanan harddisk menjadi beberapa bagian.
Patch : Merupakan turunan dari crack dimana patch digunakan untuk software yang harus registrasi online (tanpa memasukkan serial number).
Path : Alamat dari suatu folder/file. Contoh : C:\WINDOWS\System32\kk.html
Pattern : Kelompok data dalam satu kesatuan pada RAM, umumnya 1 byte = 8 bit.
PCB (Printable Componen Board) : Sebuah papan plastik yang berisi alur – alur konduktor teratur yang memungkinkan seluruh komponen dapat berhubungan dan membentuk satu kesatuan sistem sirkuit elektronik.
PDF (Portable Document Format) : Format dokumen yang mempunyai kualitas yang lebih kecil dibandingkan format Word.
Perangkat Keras (Hardware) : Elemen komputer yang dapat dilihat dan disentuh secara fisik dan mengendalikan kegiatan komputer yang sebenarnya.
Perangkat Lunak (Software) : Program dan data yang tidak dapat disentuh secara fisik dan tersimpan dalam hardware yang dapat menjalankan komputer dan mengendalikan hardware.
Periferal : Peralatan pendukung (hardware) yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.
PIC (Programmable Interupt Controller) : Kendali sela terprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela periferal yang membantu kerja CPU dalam proses penyelaan.
Piksel : Persegi kecil yang berkelompok membentuk gambar atau teks pada layar LCD. Piksel dapat berwarna atau monokrom.
Pin : Konektor kecil yang berfungsi untuk menghubungkan komponen satu dengan komponen yang lainnya.
Platter : Piringan keras bermagnet tempat menyimpan data pada harddisk.
Portable :
-Hardware : Perangkat yang dapat dilepas dari komputer atau dapat dibawa – bawa dengan mudah dan praktis.
-Software : Program yang dapat dibuka di path mana saja bahkan dapat dibuka di Removable Drive tanpa harus diinstal pada komputer.
POSIX (Portable Operating System Interface) : Adalah sebuah standar yang dicetuskan oleh IEEE, yang mendefinisikan sekumpulan layanan dalam sistem operasi. Program – program yang mendukung standar POSIX dapat secara mudah di-port dari satu sistem ke sistem lainnya.
POST (Power On Self-Test) : Yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
Power Supply : Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan komputer.
Printer : Alat yang digunakan untuk mencetak data atau gambar ke kertas yang disebut dengan hard copy.
PSU (Power Supply Unit) : Lihat POWER SUPPLY.
RAID (Redudancy Array of Independent Disk) : Merupakan sekumpulan disk drive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal. Recovery dan security menjadi prioritas.
Random/Shuffle : Acak.
Read Only Memory (ROM) : Memori yang bersifat tetap dalam menyimpan data sehingga meskipun komputer dimatikan data tetap tersimpan di dalamnya. Di dalam ROM terdapat software penting yang digunakan untuk mengendalikan proses dasar komputer yang disebut dengan BIOS.
Record : Rekam, istilah baris pada tabel database.
Recovery : Kegiatan mengembalikan/memperbaiki file yang terhapus atau rusak.
Patch : Merupakan turunan dari crack dimana patch digunakan untuk software yang harus registrasi online (tanpa memasukkan serial number).
Path : Alamat dari suatu folder/file. Contoh : C:\WINDOWS\System32\kk.html
Pattern : Kelompok data dalam satu kesatuan pada RAM, umumnya 1 byte = 8 bit.
PCB (Printable Componen Board) : Sebuah papan plastik yang berisi alur – alur konduktor teratur yang memungkinkan seluruh komponen dapat berhubungan dan membentuk satu kesatuan sistem sirkuit elektronik.
PDF (Portable Document Format) : Format dokumen yang mempunyai kualitas yang lebih kecil dibandingkan format Word.
Perangkat Keras (Hardware) : Elemen komputer yang dapat dilihat dan disentuh secara fisik dan mengendalikan kegiatan komputer yang sebenarnya.
Perangkat Lunak (Software) : Program dan data yang tidak dapat disentuh secara fisik dan tersimpan dalam hardware yang dapat menjalankan komputer dan mengendalikan hardware.
Periferal : Peralatan pendukung (hardware) yang dibutuhkan oleh sebuah PC agar dapat bekerja secara optimal.
PIC (Programmable Interupt Controller) : Kendali sela terprogram. Chip yang berfungsi untuk mengendalikan proses penyelaan antar periferal. Alat pengendali sela periferal yang membantu kerja CPU dalam proses penyelaan.
Piksel : Persegi kecil yang berkelompok membentuk gambar atau teks pada layar LCD. Piksel dapat berwarna atau monokrom.
Pin : Konektor kecil yang berfungsi untuk menghubungkan komponen satu dengan komponen yang lainnya.
Platter : Piringan keras bermagnet tempat menyimpan data pada harddisk.
Portable :
-Hardware : Perangkat yang dapat dilepas dari komputer atau dapat dibawa – bawa dengan mudah dan praktis.
-Software : Program yang dapat dibuka di path mana saja bahkan dapat dibuka di Removable Drive tanpa harus diinstal pada komputer.
POSIX (Portable Operating System Interface) : Adalah sebuah standar yang dicetuskan oleh IEEE, yang mendefinisikan sekumpulan layanan dalam sistem operasi. Program – program yang mendukung standar POSIX dapat secara mudah di-port dari satu sistem ke sistem lainnya.
POST (Power On Self-Test) : Yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
Power Supply : Suatu rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai pencatu daya/pemberi sumber tegangan/arus pada peralatan komputer.
Printer : Alat yang digunakan untuk mencetak data atau gambar ke kertas yang disebut dengan hard copy.
PSU (Power Supply Unit) : Lihat POWER SUPPLY.
RAID (Redudancy Array of Independent Disk) : Merupakan sekumpulan disk drive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal. Recovery dan security menjadi prioritas.
Random/Shuffle : Acak.
Read Only Memory (ROM) : Memori yang bersifat tetap dalam menyimpan data sehingga meskipun komputer dimatikan data tetap tersimpan di dalamnya. Di dalam ROM terdapat software penting yang digunakan untuk mengendalikan proses dasar komputer yang disebut dengan BIOS.
Record : Rekam, istilah baris pada tabel database.
Recovery : Kegiatan mengembalikan/memperbaiki file yang terhapus atau rusak.
Register : Merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai
kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan
instruksi lainnya yang sedang diproses sementara data dan instruksi
lainnya menunggu giliran untuk diproses serta masih disimpan di dalam
memori utama.
Registry : Merupakan pusat database OS Windows untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi lainnya yang diperlukan oleh aplikasi. Dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. Contoh path : HKEY_USERS\.DEFAULT
Removable Disk : Media penyimpanan yang bersifat portable/dapat dibawa ke mana – mana dengan mudah dan praktis.
Repeater : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk memperkuat dan melakukan refresh pada sinyal sehingga dapat dikirim lebih jauh.
Resistor : Komponen elektronik yang berfungsi untuk menghambat aliran listrik.
Resolusi : Kualitas dan kejernihan sebuah gambar; dalam ukuran piksel, dot (titik)/inchi, atau piksel/inchi.
Resource Sharing : Sumber daya (printer, file, disc drive, harddisk, dll) yang dapat digunakan bersama – sama dalam sutau jaringan.
RPM (Rotation per Minute) : Satuan kecepatan perputaran silinder dalam 1 menit, misalnya sebuah harddisk mempunyai kecepatan putar 7200 RPM, berarti platter harddisk tersebut dapat berputar hingga 7200 putaran per menit.
SATA (Serial Advanced Technology Attachment) : Yaitu interface harddisk dan disc drive yang lebih baik dari IDE, lebih ramping dan lebih cepat, 7 pin, dan biasanya berkecepatan 3.0 Gb/s.
Scanner : Alat yang dapat mengubah gambar/teks menjadi kode biner/digital sehingga dapat ditampilkan di monitor.
SCSI (Small Computer Standard Interface) : Yaitu interface dengan kecepatan 160 MB/detik. Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide) menggunakan card tersendiri. Motherboard teknologi baru sudah menyertakan card SCSI nya. SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi. Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID, sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa harddisk.
SDK (Software Development Kit) : Adalah kumpulan dari tools yang dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan program.
Server : Merupakan komputer induk dalam jaringan yang terhubung ke banyak komputer sebagai penyedia layanan informasi atau data.
Services (Windows) : Merupakan bagian dari aplikasi yang mendukung jalannya sebuah program atau perintah. Dan aplikasi yang menjalankannya adalah svchost.exe.
SFX (Self-Extracting Archive) : Sebuah arsip berformat executable yang dalam pengekstrakannya tidak memerlukan aplikasi lain, yang artinya SFX tersebut dapat mengekstrak filenya sendiri.
Shareware/Trialware : Merupakan software yang merupakan “sampel” dari software yang sebenarnya; pengguna dapat menggunakan software ini tetapi mempunyai batasan untuk menggunakannya. Agar tetap dapat menggunakannya, pengguna harus membeli hak (lisensi) software tersebut.
Sharing : Pemakaian sumber daya bersama pada sebuah jaringan komputer.
Shortcut : Merupakan jalan pintas sebuah file/folder, sehingga dapat diakses dengan cepat.
Side : Kepala/ujung perekam pada disket yang berfungsi untuk membaca/menulis data.
Sinkronisasi : Kegiatan mem-backup data/item.
Slot : Media penghubung komputer yang berfungsi untuk menancapkan periferal yang berbentuk kartu/card.
Registry : Merupakan pusat database OS Windows untuk pengaturan konfigurasi aplikasi dan informasi lainnya yang diperlukan oleh aplikasi. Dan semua pengaturan tersebut diatur dalam bentuk key. Contoh path : HKEY_USERS\.DEFAULT
Removable Disk : Media penyimpanan yang bersifat portable/dapat dibawa ke mana – mana dengan mudah dan praktis.
Repeater : Perangkat jaringan yang berfungsi untuk memperkuat dan melakukan refresh pada sinyal sehingga dapat dikirim lebih jauh.
Resistor : Komponen elektronik yang berfungsi untuk menghambat aliran listrik.
Resolusi : Kualitas dan kejernihan sebuah gambar; dalam ukuran piksel, dot (titik)/inchi, atau piksel/inchi.
Resource Sharing : Sumber daya (printer, file, disc drive, harddisk, dll) yang dapat digunakan bersama – sama dalam sutau jaringan.
RPM (Rotation per Minute) : Satuan kecepatan perputaran silinder dalam 1 menit, misalnya sebuah harddisk mempunyai kecepatan putar 7200 RPM, berarti platter harddisk tersebut dapat berputar hingga 7200 putaran per menit.
SATA (Serial Advanced Technology Attachment) : Yaitu interface harddisk dan disc drive yang lebih baik dari IDE, lebih ramping dan lebih cepat, 7 pin, dan biasanya berkecepatan 3.0 Gb/s.
Scanner : Alat yang dapat mengubah gambar/teks menjadi kode biner/digital sehingga dapat ditampilkan di monitor.
SCSI (Small Computer Standard Interface) : Yaitu interface dengan kecepatan 160 MB/detik. Jenis SCSI (SCASI I, Wide SCSI, Ultra wide) menggunakan card tersendiri. Motherboard teknologi baru sudah menyertakan card SCSI nya. SCSI biasanya digunakan untuk system server, yang menuntut kinerja tinggi. Sistem SCSI dikenal dengan teknologi RAID, sistem penyusunan, penulisan, keamanan dengan beberapa harddisk.
SDK (Software Development Kit) : Adalah kumpulan dari tools yang dibutuhkan untuk membuat serta menjalankan program.
Server : Merupakan komputer induk dalam jaringan yang terhubung ke banyak komputer sebagai penyedia layanan informasi atau data.
Services (Windows) : Merupakan bagian dari aplikasi yang mendukung jalannya sebuah program atau perintah. Dan aplikasi yang menjalankannya adalah svchost.exe.
SFX (Self-Extracting Archive) : Sebuah arsip berformat executable yang dalam pengekstrakannya tidak memerlukan aplikasi lain, yang artinya SFX tersebut dapat mengekstrak filenya sendiri.
Shareware/Trialware : Merupakan software yang merupakan “sampel” dari software yang sebenarnya; pengguna dapat menggunakan software ini tetapi mempunyai batasan untuk menggunakannya. Agar tetap dapat menggunakannya, pengguna harus membeli hak (lisensi) software tersebut.
Sharing : Pemakaian sumber daya bersama pada sebuah jaringan komputer.
Shortcut : Merupakan jalan pintas sebuah file/folder, sehingga dapat diakses dengan cepat.
Side : Kepala/ujung perekam pada disket yang berfungsi untuk membaca/menulis data.
Sinkronisasi : Kegiatan mem-backup data/item.
Slot : Media penghubung komputer yang berfungsi untuk menancapkan periferal yang berbentuk kartu/card.
Spindle : Poros tiang dari platter.
Spreadseet : Program aplikasi pengolah angka (lembar sebar).
Startup : Aplikasi yang dieksekusi secara otomatis setelah OS Windows siap (menampilkan desktop).
Storage : Media penyimpanan.
-Volatile : Media penyimpan yang dapat menyimpan data sementara selama ada arus listrik mengalir pada media tersebut, dan data akan hilang jika listrik terputus.
-Non Volatile : Media penyimpan yang bersifat permanen, meskipun arus listrik tidak mengalir.
Subnetting : Adalah upaya/proses untuk memecah sebuah network dengan jumlah host yang cukup banyak, menjadi beberapa network dengan jumlah host yang lebih sedikit.
Surfing : Kegiatan menjelajahi layanan internet.
Syntax : Perintah masukan pada OS berbasis CLI.
Throughput : kecepatan informasi yang datang, dan kecepatan data melewati suatu titik tertentu dalam sistem jaringan.
Topologi : Adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan.
Troubleshooting : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi.
TTL (Time To Live) : Yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang di jaringan.
Update : Kegiatan memperbarui software ke versi terbaru/terakhir.
Upload : Kegiatan pengiriman data dari sebuah komputer ke komputer lain yang terhubung dengan jaringan.
Upgrade : Kegiatan memperbarui hardware ke jenis yang lebih baru/terakhir.
URL (Universal Resource Locator) : Merupakan system hypertext yang mengandung konsekuensi tentang adanya penyimpanan pointer (penunjuk lokasi) ke tempat dokumen – dokumen web berada. Dalam web, fungsi pointer ini diberikan oleh URL. Contoh : http://rama-freeware.blogspot.com/
USB (Universal Serial Bus) : Yaitu istilah teknologi yang memungkinkan pemasangan periferal secara mudah dengan bandwidth yang lebih besar daripada port serial/paralel.
User : Pengguna komputer.
UAC (User Account Control) : Suatu utility yang mencegah program berbahaya membuat perubahan pada komputer.
Unicode (Universal Code) : Adalah suatu standar industri yang dirancang untuk mengizinkan teks dan simbol dari semua sistem tulisan di dunia untuk ditampilkan dan dimanipulasi secara konsisten oleh komputer.
UPX (Ultimate Packer for eXecutables) : Merupakan tools open source yang digunakan untuk mengkompres file executable (*.exe).
Utility : Software sistem yang membantu dalam memperbaiki sistem komputer.
Virus/Malware (Malicious Software)/Trojan Horse/Worm : Program komputer yang dibuat untuk merusak/menghancurkan data, merusakkan sistem komputer, mencuri data atau untuk kepentingan kejahatan lainnya. Virus menyebar melalui jaringan internet atau email dan media penyimpanan.
Volatile : Jenis media simpan yang sementara, artinya data akan hilang jika tidak ada arus listrik yang mengaliri media simpan tersebut.
WiFi (Wireless Fidelity)/WLAN (Wireless LAN) : Merupakan jaringan lokal tanpa kabel standar IEEE 802.11 yang menggunakan gelombang dengan frekuensi yang tinggi (2.4 GHz) dan berjangkauan panjang. Dengan menggunakan WiFi kita dapat mengakses internet dengan catatan komputer mempunyai WiFi card dan berada dalam area jangkauan sinyal hotspot
Spreadseet : Program aplikasi pengolah angka (lembar sebar).
Startup : Aplikasi yang dieksekusi secara otomatis setelah OS Windows siap (menampilkan desktop).
Storage : Media penyimpanan.
-Volatile : Media penyimpan yang dapat menyimpan data sementara selama ada arus listrik mengalir pada media tersebut, dan data akan hilang jika listrik terputus.
-Non Volatile : Media penyimpan yang bersifat permanen, meskipun arus listrik tidak mengalir.
Subnetting : Adalah upaya/proses untuk memecah sebuah network dengan jumlah host yang cukup banyak, menjadi beberapa network dengan jumlah host yang lebih sedikit.
Surfing : Kegiatan menjelajahi layanan internet.
Syntax : Perintah masukan pada OS berbasis CLI.
Throughput : kecepatan informasi yang datang, dan kecepatan data melewati suatu titik tertentu dalam sistem jaringan.
Topologi : Adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan.
Troubleshooting : Pemecahan permasalahan yang sering terjadi.
TTL (Time To Live) : Yaitu batasan waktu agar paket data tersebut tidak mengambang di jaringan.
Update : Kegiatan memperbarui software ke versi terbaru/terakhir.
Upload : Kegiatan pengiriman data dari sebuah komputer ke komputer lain yang terhubung dengan jaringan.
Upgrade : Kegiatan memperbarui hardware ke jenis yang lebih baru/terakhir.
URL (Universal Resource Locator) : Merupakan system hypertext yang mengandung konsekuensi tentang adanya penyimpanan pointer (penunjuk lokasi) ke tempat dokumen – dokumen web berada. Dalam web, fungsi pointer ini diberikan oleh URL. Contoh : http://rama-freeware.blogspot.com/
USB (Universal Serial Bus) : Yaitu istilah teknologi yang memungkinkan pemasangan periferal secara mudah dengan bandwidth yang lebih besar daripada port serial/paralel.
User : Pengguna komputer.
UAC (User Account Control) : Suatu utility yang mencegah program berbahaya membuat perubahan pada komputer.
Unicode (Universal Code) : Adalah suatu standar industri yang dirancang untuk mengizinkan teks dan simbol dari semua sistem tulisan di dunia untuk ditampilkan dan dimanipulasi secara konsisten oleh komputer.
UPX (Ultimate Packer for eXecutables) : Merupakan tools open source yang digunakan untuk mengkompres file executable (*.exe).
Utility : Software sistem yang membantu dalam memperbaiki sistem komputer.
Virus/Malware (Malicious Software)/Trojan Horse/Worm : Program komputer yang dibuat untuk merusak/menghancurkan data, merusakkan sistem komputer, mencuri data atau untuk kepentingan kejahatan lainnya. Virus menyebar melalui jaringan internet atau email dan media penyimpanan.
Volatile : Jenis media simpan yang sementara, artinya data akan hilang jika tidak ada arus listrik yang mengaliri media simpan tersebut.
WiFi (Wireless Fidelity)/WLAN (Wireless LAN) : Merupakan jaringan lokal tanpa kabel standar IEEE 802.11 yang menggunakan gelombang dengan frekuensi yang tinggi (2.4 GHz) dan berjangkauan panjang. Dengan menggunakan WiFi kita dapat mengakses internet dengan catatan komputer mempunyai WiFi card dan berada dalam area jangkauan sinyal hotspot
WiFi. WiFi sebenarnya merupakan merek dagang wireless LAN yang diperkenalkan dan di standarisasi oleh WiFi Alliance.
Worksheet : Istilah yang digunakan untuk menggambarkan file data yang dibentuk dan dipakai oleh dan dengan program lembar kerja elektronik (spreadsheet, mis : excel).
XHTML (eXtensible Hypertext Markup Language) : Adalah bahasa markup penerus dan pengembangan dari HTML yang memiliki kemampuan yang kurang lebih mirip HTML, tapi dengan aturan sintaks yang lebih ketat.
XML (eXtensible Markup Language) : Standar bahasa/script untuk konfigurasi dan dokumen web.
Worksheet : Istilah yang digunakan untuk menggambarkan file data yang dibentuk dan dipakai oleh dan dengan program lembar kerja elektronik (spreadsheet, mis : excel).
XHTML (eXtensible Hypertext Markup Language) : Adalah bahasa markup penerus dan pengembangan dari HTML yang memiliki kemampuan yang kurang lebih mirip HTML, tapi dengan aturan sintaks yang lebih ketat.
XML (eXtensible Markup Language) : Standar bahasa/script untuk konfigurasi dan dokumen web.
istilah” yang berkaitan dengan jaringan komputer dasar
ISP
ISP yang merupakan singkatan dari Internet Service Provider adalah
perusahaan penyedia layanan internet. Dari ISP inilah kita dapat
mengakses internet.
LAN
LAN (Local Area Network) merupakan jaringan komputer yang cakupan
wilayahnya sangat kecil. Biasanya LAN diterapkan pada jaringan
Perusahaan, Sekolah, atau instansi lainnya.
MAN
MAN (Metropolitan Area Network) adalah jaringan yang cukup luas,
jaringan ini sudah mencakup area perkotaan dimana pada jaringan ini
menghubungkan antara perusahaan – perusahaan dengan kecepatan transfer
data yang sangat tinggi.
WAN
WAN (Wide Area Network) meruapakan jaringan yang cakupan wilayahnya
lebih luas lagi, sebagai contoh jaringan antar kota, bahkan negara.
IP Address
Internet Protocol Address adalah suatu alamat numerikyang terdapat
pada komputer dalam suatu jaringan. Apabila komputer ingin terkoneksi
dengan jaringan, maka setiap komputer harus memiliki ip address, dan ip
address tersebut tidak boleh sama.
Router
Router adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengirim paket data
dari suatu jaringan atau internet agar sampai ke tempat tujuannya,
proses ini dinamakan routing. Router juga berfungsi untuk menghubungkan 2
jaringan/network atau lebih agar dapat meneruskan data dari satu
jaringan ke jaringan lainnya.
Gateway
Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk suatu
menghubungkan suatu jaringan agar dapat terhubung dengan satu atu lebih
jaringan lainnya. Bisa dikatakan gateway ini merupakan pembuka jalan
agar komputer dapat terhubung dengan komputer lain yang berada pada
jaringan yang berbeda.
NAT
Network Address Translation atau NAT, digunakan oleh router untuk
berbagi suatu alamat ip ke berbagai perangkat. Sebagai contoh, Anda
mungkin memiliki sebuah router nirkabel/wireless yang menciptakan
jaringan Wifi yang terkoneksi ke perangkat seperti laptop, smartphone,
tablet dan lain – lain. ISP Anda hanya memberikan satu alamat IP yang
dapat diakses dari mana saja di intenet, ip ini disebut IP Publik.
Router Anda membuat sebuah LAN dan memberikan sebuah alamat IP
lokal ke perangkat Anda. Router kemudian berfungsi sebagai Gateway.
Sehingga seolah – olah Anda memiliki satu perangkat (router) yang
memiliki ip address.
DHCP
Dynamic Host Configuration Protocol memungkinkan komputer dapat
meminta atau diberikan IP Address secara otomatis. Sebagai contoh, pada
saat Anda menggunakan perangkat laptop atau smartphone untuk terhubung
ke jaringan WiFi, perangkat anda akan secara otomatis meminta IP dari
Router dan Router akan memberikannya secara otomatis. Ini terlihat lebih
sederhana dari pada menggunakan IP Statik yang harus mengisi ip secara
manual.
HOSTNAME
Hostname adalah sebuah label yang menunjuk ke sebuah perangkat yang
terhubung ke jaringan. Mislanya pada jaringan rumah Anda, hostname
komputer windows anda mungkin WindowsPC. Perangkat yang lain dapat
terhubung ke Windows PC dan akan menunjuk pada alamat IP lokal komputer
itu.
Domain
Domain adalah bagian paling dasar dari nama sebuah situs. Contohnya atau google.com.
DNS
Domain Name System adalah bagaimana komputer dapat menerjemahkan
nama domain atau host ke alamat ip. Misalnya, pada address bar browser
anda tulis pintarkomputer.com,
komputer anda langsung menghubungi DNS Server, dan DNS Server akan
menjawab dengan alamat ip yang berupa numerik, sehingga komputer Anda
dapat terhubung.
Ethernet
Ethernet merupakan standart teknologi yang digunakan hampir pada
seluruh jaringan kabel. Jika komputer Anda terhubung ke jaringan kabel,
kemungkinan itu menggunakan kabel Ethernet. Kabel yang dihubungkan ke
port ethernet pada komputer Anda.
Network Interface / Network Adapter
Network Interface adalah sebuah perangkat yang berfungsi
menghubungkan komputer pada suatu jaringan. Contohnya adalah Ethernet
Card dan Wifi.
Localhost
Hostname “localhost” adalah nama host yang digunakan untuk komputer
itu sendiri. Localhost itu sendiri menunjuk pada alamat ip 127.0.0.1.
MAC Address
Media Access Control Address atau MAC Address adalah alamat unik
yang dirancang untuk mengindentifikasikan setiap interface dalam
jaringan komputer. Seringa juga disebut Physical Address.
Sebagai contoh, ketika Anda sedang menikmati WiFi di sekolah,
jaringan WiFI sekolah tersebut kemungkinan mencatat MAC Address dan
menggunakannya untuk melacak Perangkat Anda agar dapat mencegah Anda
dapat mengakses WiFi tersebut dilain waktu. Atau bisa juga Jaringan WiFi
tersebut memberikan sebuah IP Statis berdasarkan MAC Address Anda, jadi
setiap anda terkoneksi dengan jaringan WiFi tersebut Anda selalu
mendapatkan IP yang sama meskipun menggunakan DHCP.
PORT
Ketika sebuah aplikasi ingin mengirim atau menerima lalu lintas,
itu harus menggunakan port bernomor 1 sampai dengan 65535. Standar HTTP
menggunakan port 80, jadi ketika anda menghubungkan http://pintarkomputer, berarti anda membuat koneksi HTTP ke port 80 pada pintarkomputer.com.
Protocol – TCP, UDP, ICMP, dll
Protokol adalah standar yang mengatur terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua komputer atau lebih.
PACKET
Packet adalah sebuah satuan yang dikirim antar perangkat pada
jaringan. Misalnya ketika anda memuat sebuah halaman web, maka
komputeranda mengirim packet ke server meminta halaman web dan server
merespon permintaan tersebut sehingga server mengirim data web tersebut
ke komputer Anda yang pada akhirnya akan tampil halaman web pada
komputer Anda.
Firewall
Firewall adalah sebuah software yang berfungsi untuk memblok jenis
lalu lintas tertentu. Misalnya firewall bisa memblokir lalu lintas dari
port tertentu dan membiarkan yang lainnya lewat, atau bisa juga
membiarkan lalu lintas dari port tertentu dan memblokir yang lainnya.
HTTP
Hypertext Transfer Protocol adalah protokol standar web browser. Terdapat pada Application Layer pada OSI Layer.
Komentar
Posting Komentar